Monday, May 26, 2008

cinta

mungkin seorang William Shakespeare tidak akan menjadi harum namanya seperti saat sekarang ini kalau seandainya beliau tidak menciptakan karya agung yg bernama "Romeo and Juliette" (yang katanya merupakan karya saduran dari "Laila Majnun"), begitu juga pengarang karya cinta agung lainnya "Laila Majnun" yang menceritakan "kegilaan" seorang lelaki kepada kekasih hatinya yang bernama Laila juga tidak akan selalu terkenang oleh memori manusia kalau seandainya cerita tersebut tidak memaparkan "cinta" sebagai bahan yang dibicarakan. akhir2 ini film yg ber-"based on" novel karya Habiburrahman El Siradzi "Ayat Ayat Cinta" juga menggemparkan kita dengan paparan kisah cinta Fahri terhadap wanita2 yang justru bertolak belakang dengan cerita Laila Majnun dimana wanita2 lah yg malah mendambakan cinta beliau (Fahri).

semua karya tersebut menyuguhkan "cinta" kepada kita dari berbagai perspektif dan sudut pandang yang berbeda2, namun intinya tetap sama yaitu "cinta" sebagai suatu fenomena yang tidak dapat lepas dari makhluk.

berbicara mengenai cinta mungkin setiap orang memiliki pandangan yg sama atau mungkin juga berbeda, ada yang mengatakan cinta itu adalah perasaan murni yang dimiliki manusia untuk menunjukkan bahwa manusia tersebut sayang, kasih etc terhadap makhluk atau benda lain dan bahkan dirinya sendiri. tetapi tidak jarang makna cinta disalah artikan sebagai "alat" untuk menaklukkan sesuatu yang ingin dimiliki, sehingga muncul pertanyaan di pikiran ini bahwa cinta segaris maknanya dengan nafsu. memang tidak dapat dipungkiri bahwa cinta berkaitan dengan nafsu, begitu juga dengan yang lainnya seperti perasaan bahkan pemikiran. keadaan yang lebih parah adalah apabila nafsu "berada" diatas segalanya, inilah yang akan menyebabkan kehancuran manusia, sebab bila nafsu yang berkuasa, maka tidak akan ada lagi yang namanya akal sehat, perasaan murni bahkan cinta sejati. saya bukanlah seorang ulama yang mengerti mengenai fiqih-fiqih islam, namun setidaknya mengetahui sedikit dan ingin "share" kepada kita semua bahwa Allah jelas2 menekankan manusia agar dapat mengawal nafsnuya.

berbicara mengenai cinta kembali mengingatkan saya bahwa cinta dapat merubah segalanya. dulu saya termasuk salah satu jenis orang yg tidak mempercayai bahwa cinta dapat melakukan hal tersebut. mungkin saya termasuk salah satu individualist yg hanya percaya bahwa yg dpt merubah semua adlh hny dengan keinginan yang kuat. memang ada benarnya, namun kemampuan trsbt akan lbh dpt terwujud dgn segera jikalau ad yg mndkung (konsepnya).

cinta memang luar biasa, dia dapat merubah semuanya, dan jangan heran apabila perasaan yang teguh yang bahkan sudah dibina bertahun2 dapat "hancur" kalau cinta datang dan mendekat serta menyapa. hanya bait-bait yang telah kurubah dari lagu "Takdir Cinta" yang dinyayikan Rossa ini mungkin bisa membendungnya

Ku tutup mataku…dari semua pandanganku
Bila melihat matamu ku yakin ada cinta ketulusan hati..
Yang mengalir lembut

Penguasa alam..tolonglah pegangi aku
Biar ku tak jatuh pada sumur dosa
Yang terkutuk dan menyesatkan cintaku

Andaikan ku bisa lebih adil pada cinta manusia
Aku bukan nabi yang bisa sempurna
Ku tak luput dari dosa

Biarlah ku hidup seperti ini
Takdir cinta harus begini
Ada kau bukan ku yang mau
Oh tuhan tuntunkan hatiku

No comments: