Friday, November 21, 2008

tabikkan hidup

Ketika orang mempertikaikan hidup sesorang, alangkah mirisnya jika yang dipergunjingkan itu adalah keburukan negatif, namun itulah fakta bahwa manusia tidak akan pernah lelah untuk melihat kelemahan manusia lainnya sebagai penutup bagi kelemahan diri sendiri. Hal ini telah pun berlangsung lama sejak terciptanya manusia pertama, dimana anak adam bahkan sanggup membunuh saudaranya sendiri karena hanya untuk menutupi kelemahan dirinya. Apakah hakikat seperti ini akan terus berlangsung dalam dinamika hidup yang seharusnya berjalan dengan baik? Cukup seih sekiranya manusia yang hanya tinggal menjalankan hidup sebagai ujian memiliki keadaan seperti ini. Bukankah kita diciptakan menghirup udara pertama kali dan menatap langit luas membentang dalam keadaan suci bersih? Kenapa kita harus menjalani hari2 berikutnya dengan kenistaan? Apakah lebih sesuai jika kita terus berada dalam plasenta sang ibu? Yang selalu memberi makan tanpa perlu membayar sepeser pun? Tidak kawan. Saya juga ingin mengoreksi diri sendiri atas kesalahan yang sama. Mari kawan kita jadikan hidup ini menjadi lebih berarti.

Ingatkah ketika laksamana mahsyur melayu Hang Tuah pernah berpesan kepada semua bahwa loyalitas serta keteguhan hati adalah hal yg paling penting untuk dijaga? Ingatkah ketika beliau sanggup untuk mengorbankan cinta sejatinya yg sangat besar terhadap Putri Gunung Ledang dengan rela diserahkannya kepada sang raja? Inilah yang dibuktikan beliau betapa loyal dirinya akan tuannya. Dan yang paling membekas untuk kita semua adalah tatkala beliau menunjukkan betapa teguhnya hati sang laksamana sehingga kata2 pembakar semangat yg pernah dilontarkan olehnya masih membekas di persada bumi ini:
“sekali layar terkembang, pantang bersurut ke belakang”.

Inilah yang seharusnya kita miliki kawan, sebagai manusia yang punya akal dan menunjukkan kl kita adalah makhluk sempurna, sikap inilah yg harus dipupuk n dijalankan, agar perbedaan kita dengan makhluk lainnya terlihat. Mari kawan kita jadikan hidup ini lebih berarti, agar kita dapat melewati ujian dengan baik yang diberikan oleh Sang Khalik.

Geophysics lab. 01.00am (22/11/08)

setiap manusia tercipta sebagai pemimpin (sambutan ketua PMRM per. 2008/2009)

Assalamualaikum wr. wb.

teriring salam dan doa, izinkan saya untuk dapat berucap sedikit kata yang mewakili diri saya kepada seluruh anggota PMRM (Persatuan Mahasiswa Riau Malaysia) yang sedang berjuang dalam menapaki hidup.

sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota atas ucapan tahniah yang diberikan kepada saya, namun menurut saya yang paling pantas saya dapatkan adalah ucapan Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. artinya saya tidak menganggap ini sebagai suatu anugerah namun saya juga tidak menganggap ini sebagai suatu musibah, karena sesungguhnya apa yang ada di atas dunia dan segala isinya ini adalah milik Allah dan hanya kepada Beliau pulalah semua ini kembali.

saya ingin mengingatkan kembali kepada diri saya dan kepada semua salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari & Muslim yg berbunyi kullukum roo’in wa kullukum mas uulun ‘an ro’iyyatihi (sesungguhnya setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya), seterusnya potongan ayat Ali Imran ayat 159 …wa syaawirhum fil amri.. (..dan juga bermesyuaratlah dengan mereka dalam urusan..), maka dengan segala kekurangan yang saya miliki saya memohon kepada semua untuk dapat memberikan masukan kepada saya agar kita bisa membangun PMRM yang lebih maju di masa yang akan datang. Semoga PMRM wujud menjadi 'keluarga yang bahagia'.

Wassalam
my very best regard
Ketua Umum PMRM per. 2008/2009

Sunday, October 19, 2008

SEIMBANGKANLAH AKU

Terciptanya alam semesta lengkap dengan segala isinya merupakan satu ketetapan untuk memenuhi equilibrium’s law (hukum keseimbangan). Keseimbangan alam atau yang biasa kita kenal dengan hukum alam tidak bisa disangkal lagi dan kita semua sepakat bahwa itu adalah ketetapan yang diciptakan Allah SWT sebagai “pengisi” keseimbangan alam tersebut. Misalnya kita tahu bahwa bumi adalah tempat berpijak karena adanya gravitasi tarikan antara benda dengan pusat bumi dan langit sebagai bumbung yang tak bertiang bisa tegak dengan megahnya di bagian atas. Contoh lainnya adalah penciptaan segala sesuatunya yang tercipta pasti berpasang-pasangan; bumi&langit, jiwa&raga, halus&kasar, kaya&miskin dan banyak lagi pasangan yang tak bisa disebutkan satu persatu, dan mungkin yang paling penting adalah pasangan antara lelaki dan perempuan atau yang lebih biasa kita sebut dengan manusia.

Bila kita berbicara mengenai manusia yang terdiri dari pasangan lelaki dan perempuan, terlalu banyak kompleksitas dan komplikasi mengenai hal ini. Ini disebabkan karena manusia tercipta dengan ”kesempurnaan” anugerah akal dan nafsu, dimana dalam lingkup yang agak sempit, akal bisa diartikan sebagai hal positif sementara nafsu adalah sebaliknya dan ini merupakan salah satu bentuk “pasangan” yang telah disebutkan sebelumnya. Positif dan negatif adalah kelumrahan hidup, kembali lagi pada hal yang kita sebelumnya iaitu keseimbangan. Baik positif maupun negatif tidak dapat berdiri sendiri, kedua hal ini saling memerlukan satu sama lain untuk dapat “exist” berdiri sebagai bagian keseimbangan.

Oke, seterusnya dalam tulisan ini akan membahas mengenai lelaki dan perempuan sebagai pengisi keseimbangan dan sudut pandang yang digunakan adalah dari lelaki yang berbicara mengenai pasangannya yaitu perempuan atau wanita. Sejatinya, bila lelaki mendengar perkataan “wanita” maka segala syaraf penyusun badan fisiknya akan segera (biasanya) bereaksi untuk menanggapi apa yang sedang berlaku, ya karena ini berkaitan dengan apa yang telah ditetapkan sebagai hukum alam sebagai pasangan untuk dapat berdiri tegak. Semakin banyak perbicaraan mengenai wanita maka akan semakin banyak pula pertanyaan yang berkecamuk dalam kepala.

Wanita dengan segala fenomena kelebihan dan kekurangannya selalu membuat lelaki menjadi semakin tertarik mendalami untuk mengetahui lebih lanjut apa yang terjadi sebelum, sedang, akan, dan sebagai pertanyaan akhir akan muncul: what next?. Apa yang menjadikan wanita sebagai bahan perbincangan menarik bagi lelaki adalah pertanyaan yang tidak bisa dengan tepat dijawab dengan mudah, ini terbukti benar dan jika anda masih meragukan mengenai hal ini, anda dapat melakukan riset kecil mengenai hal ini. Anda jangan terkejut jika mendapati sebagian lelaki yang rela baku hantam hanya karena menyangkut wanita.

Lelaki sebagai sudut pandang tulisan ini (termasuk juga saya) punya banyak kelebihan yang bila berhadapan dengan pasangannya maka kelebihan itu berubah menjadi sesuatu yang nonsense, maksudnya kelebihan tersebut tidak sanggup menahan pancaran aura wanita, sehingga menjadi sesuatu yang tidak kelihatan bahwa lelaki mempunyai kelebihan. Namun hal yang paling penting dan menakjubkan juga terjadi sebaliknya, dimana lelaki yang punya banyak kekurangan bila berjumpa dengan pasangannya yaitu wanita kekurangan itu berubah menjadi kesempurnaan yang bahkan tidak bisa disangka-sangka, yah itulah fenomena wanita.

Yang membingungkan bagi seorang lelaki adalah bila dia dihadapkan dengan pilihan terhadap wanita. Apa yang sebenarnya diharapkan adalah sesuatu yang tidak bisa dijawab dengan pasti. Apakah yang diinginkan adalah kesempurnaan? Saya rasa 100% yang membaca tulisan ini setuju bahwa tak ada yang sempurna. Tapi itulah tadi, tidak ada yang bisa menjawabnya dengan tepat.

Maka hati kecil ini pun berbisik dengan penuh harap:
Ya Allah, Seimbangkanlah Aku.

Wednesday, September 3, 2008

mengkolaborasikan iya dan tidak

gundah gulana pasti akan datang n hal itu tidak dapat dikatakan tidak memang benar menganggu konsentrasi n fokus yang udh di-plot n diatur sedemikian rupa menjadi gak beraturan, sehingga membuat apa yang biasanya dipanggil dengan "keresahan" datang menghampiri hati (hati cuma segumpal darah, tapi efeknya luar biasa sob kalau ada sesuatu yg menghampirinya, ciee...sok puitis ah!). nah begitu juga kalau dengan sukacita..."beliau" ini juga punya sifat yang sama dengan si"gundah", yup suka menganggu "fokon" (fokus n konsentrasi, red.). meskipun secara fundamentalnya kedua hal ini punya ciri khas or karakter yang berbeda satu sama lainnya....(ya iyalah yang satu buat g enak hati, yg satu lagi bikin hati enak...emang hati bisa dimakan sob?pake ada rasa segala:p).
saudara-saudara ku sekalian (jangan dibaca dengan intonasi yg sama dengan ustad ketika nyampaiin ceramah ya), sering aku ngalami kedua hal ini (kalian juga kan?), baik ketika suatu masa dahulu, sekarang n yg akan datang juga termasuk ketika aku mencet2 tuts laptop pinjaman ini (yg punya si ade neh) suasana hatiku ialah sedang ada yang mengganggu "fokon" ku, tapi...aku g akan kasi tau apa yg sedang menghampiri hatiku ini kepada kalian semua...(hehehe tebak aja, ntr kirim jawabannya ke aku n aku (g) bakalan kasi hadiah). satu hal yang pasti ketika fokon ku terganggu, otomatis aku g bisa total dlm ngerjain sesuatu, especially mikir yang berat2 (ex: gimana caranya supaya bisa merubah nasib bangsa ini, etc.).
namun ada 2 hal menarik yang bisa kusimpulkan dengan hadirnya pengganggu fokon ini...karena terus terang sob kita juga perlu dengan kehadiran "fokon disturber" ini. kenapa? ya karena kita sadari ataupun tidak, kehadirannya justru semakin menambah dinamika berpikir otak kita, sehingga monotonitas dalam berpikir tidak akan terjadi, dengan kata lain otak kita tidak akan tergencet sob, artinya pikiran kita akan semakin terbuka karena dengan hadirnya "fokon disturber" ini, otomatis darah yang mengalir dari pompaan jantung ke otak sebagai pengatur "movement of human body" akan semakin banyak dari segi kuantitasnya...nah dengan banyaknya jumlah darah yang masuk ke otak akibat adrenalin yg semakin meningkat tadi...si otak akan cari cara tuh gimana supaya darah yg singgah di "rumahnya" bisa disalurkan kembali ketempat lain pula supaya otak tidak overloaded.
proses ini memerlukan energi supaya darah yang "bertamu" ke otak pergi secara "terhormat" (kl g gitu, berarti tu otak g bisa nyuruh "pergi" si darah...nah lama kelamaan kan otak overload jadinya, n akan berimplikasi buruk bagi si otak, namanya juga overload). nah darimana energi itu datang? energi tersebut datang dari sinyal2 listrik yg dihasilkan oleh otak ketika kita mulai berpikir...(untuk pengetahuan ya sob, kecepatan sinyal2 listrik di otak kita tuh (kl g salah) 32000 miles/second!). jika kita memiliki dinamika dalam berpikir, maka akan semakin banyak energi yg kita hasilkan n akan semakin melancarkan darah2 yg singgah di otak untuk pergi setelah singgah di otak. secara otomatis otak kita bersih n semakin fresh, plus semakin banyak hal2 baru yg kita dapat, y g sob?
ok kita kembali ke dua hal menarik yg aku sebutkan sebelumnya. hal tersebut aku perolehi setelah sekian lama mencoba berperang dengan otak plus hati ini, apa itu? mari kita liat paragraf berikutnya:
1. gundah gulana; hal abstrak ini bisa membuat perasaan n pikiranku menjadi tidak enak dan ini muncul karena aku merasa bahwa bahaya akan menghampiri ku.
2. sukacita; hal ini juga merupakan abstraktif yg dihasilkan oleh hati n otak, namun abstrak ini membawa impak yg bertolak belakang dengan no. sebelumnya, karena doktrin bawaan dari lahir ku mengatakan kalau kebahagiaan yang akan menghampiriku.
ok sob, itu adalah kesimpulan secara general, semua juga tahu akan hal itu, namun mari kita pertimbangkan hal yang banyak orang tidak mengetahuinya atau lebih tepatnya tidak menyadarinya, ini dia:
jangan pernah kita mengganggap kalo yg no.1 adalah ancaman atau sesuatu yg emg g enak banget n hanya menganggap no.2 aja yg perlu dinantikan kehadirannya. buang jauh pikiran itu sob,karena kl seperti itu cara kita berpikir, maka mindset kita g akan termasuk dalam golongan aposteriori (pemikiran yg terbuka). apa yg perlu kita lakukan adalah menganggap bahwa semua yg kita alami merupakan proses balancing, penstabilan diri!
mari kita anggap gundah gulana sebagai "soalan ujian" yang perlu kita hadapi untuk mendapatkan hasil yang akan kita ketahui ketika telah melewatinya.
berpikir sob, merupakan satu kenikmatan yang tidak terhingga!

Tuesday, August 19, 2008

welcoming ramadhan al-mubarrok

Do'a malaikat Jibril menjelang Ramadhan " "Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kpd kedua org tuanya (jika masih ada);

* Tidak berma'afan trlebih dahulu antara suami isteri;

* Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapatkah kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat , dan dilakukan pada hari Jumaat. Oleh itu SAYA TERLEBIH DAHULU MEMOHON MAAF jika sy ada berbuat kesalahan, baik yang tidak di sngaja maupn yg di sngaja , smoga kita dapat menjalani ibadah puasa dgn membanyak kan amalan...

saya (Husnul Kausarian)..memohon maaf atas slh n silap kpd anda apakah disengaja atau tidak..aku telah memaafkan kalian juga..semoga ibadat puasa yg bakal kita jalani dapat diterima olh ALLAH swt..insyaAllah.. sekian, salam...

Tuesday, May 27, 2008

mengenal tipe wanita dari dadanya (info dari detik.com)

Sebuah penelitian unik dilakukan oleh seksolog asal Italia, Piero Lorenzoni. Menurutnya bentuk payudara perempuan dapat menentukan kepribadiannya. Piero seperti dikutip detikhot dari Ananova.com Selasa (27/5/2008) mengkategorikan kepribadian perempuan menurut bentuk payudaranya. Berikut kategorinya.

Bentuk Payudara Melon
Biasanya perempuan dengan bentuk payudara menyerupai buah melon memiliki kepribadian yang keibuan. Dia juga senang jika dikagumi dan bijaksana.

Bentuk Payudara Oval
Perempuan dengan bentuk payudara oval menyerupai nanas biasanya pintar. Mereka tipe wanita karir namun sangat romantis. Perempuan-perempuan ini juga setia, siapa yang bisa memenangkan hati mereka,biasanya akan menjalani hubungan yang serius.

Bentuk Payudara Grapefruit (Jeruk Bali)
Bentuk Payudara seperti jeruk bali mencirikan wanita pemalu. Namun ketika berhadapan dengan pasangannya ia berubah menjadi wanita yang erotis dan mampu memuaskan.

Bentuk Payudara Kecil
Mereka yang memiliki payudara kecil biasanya berkepribadian lucu. Mereka bisa menghibur orang di sekitarnya dan sangat pintar. Mereka dapat membuat pasangannya merasa bahagia setiap saat.

Bentuk Payudara Pear.
Bentuk payudara seperti buah pear mencirikan pribadi perempuan yang penuh cinta. Dia bisa menjadi sangat religius, tapi disisi lain, perempuan tipe ini juga tahu saat yang tepat untuk berselingkuh.

Jadi yang mana tipe Anda?


Sebelum Menikah .............

Cowok : Akhirnya aku sudah menunggu saat ini tiba sejak lama
Cewek : Apakah kau rela kalau aku pergi
?
Cowok : Tentu Tidak!!Jangan pernah kau berpikiran seperti itu
Cewek : Apakah Kau mencintaiku ??
Cowok : Tentu !! Selamanya akan tetap begitu
Cewek : Apakah kau pernah selingkuh
??
Cowok : Tidak !! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu
Cewek : Maukah kau menciumku ??
Cowok : Ya
Cewek : Sayangku.... ...

Sesudah 5 tahun nikah....tinggal baca dari bawah ke atas

Monday, May 26, 2008

tightening of worst power (must be read to who always experiences the un-justice in life)

kadang selalu merasa kenapa setiap yang terjadi di muka bumi ini adalah ketidakadilan, meskipun telah dengan susah payahnya kita berusaha untuk menstabilkan ketidakadilan itu dengan sikap yang luar biasa bijaksana (menurut kita).

kalau seandainya dipapar n beberkan berapa jumlah ketidakadilan yang dialami tersebut, jawabannya sudah pasti tak seorangpun yang bisa menyangka bhw terlalu banyak, bahkan kl seandainya dibuatkan suatu "list" bisa dijamin semua pihak dengan rentan waktu 0,001 detik tanpa berpikir panjang setuju menjawab "wah jangan gila dooong, g sanggup tuh nge'listkan' ketidakadilan yang pernah dialami....", bahkan untuk satu jenis ketidakadilan saja bisa jadi minimal 100% dari yang baca postingan ini juga setuju dengan saya, "ah kamu nul ada2 aj, gmn mw buat 'list' seberapa seringnya kita mengalami ketidakadilan untuk satu jenis saja? kamu aja mungkin untuk satu jenis ketidakadilan aj, contohnya seperti diPANDANGRENDAHkan oleh orang lain, mungkin (bahkan mendekati 100%) selalu mengalami, dan kamu sendiri g sanggup kan untuk meng'list'kannya...?".

yup benar, aku bahkan sering berpikir menerawang akal sehatku meski terkadang akal sehatku terganggu dengan emosi yang jg bs mempengaruhiku dalam berpikir kl seandainya ketidakadilan tersebut merupakan suatu proses alami yang reflektif. artinya, coba seandainya org yang men-tidakadilkan kita mengalami hal yang sama dari apa yang telah dilakukannya trhdp kita dengan tiba-tiba begitu dia selesai melakukan ketidakadilannya itu! sumpah (tp g pakai sambar gledek y:-)) tu orang akan merasakan bagaimana 'nikmatnya' melahap suguhan yang menyenangkan (bagi pelaku) dan menyakitkan (bagi korban) itu....rasain tuh!. tapi malangnya di dunia ini tidak ada yang bakal mendapatkan balasan secara langsung, dan hal inilah yang semakin membuat sang pelaku semakin beringas terhadap aksinya, tanpa berpikir gimana rasanya kl dia mengalami hal tersebut. dan lucunya (pengganti kata ganas) si pelaku tersebut apabila sekali2 menerima ketidakadilan, dia dengan serta merta langsung mengamuk laksana banteng yang tertantang oleh matador. hmm mungkin dia merasa dirinyalah yang paling benar yang hanya boleh menyalahkan orang lain ...dan mungkin juga org lain yg sekali2 ingin membalas ketidakadilan tersebut merasa seakan-akan takut bila menyinggung perasaan sang "raja".

ya karena hanya rajalah yang (berhak) memiliki "TAHTA, HARTA, dan WANITA"

"trus kl ini dibiarkan terus menerus gimana?bahayakan...", "nah kl mmg mau menghentikannya gmn crny cb?". itulah beberapa contoh pertanyaan yang selalu melintas di benak, namun g pernah jawaban yang muncul selalu memuaskan. dan jujur aja aku sendiri pun selalu (kata lain untuk menggantikan benar2 setiap kali mencoba=setiap kali gagal) mengalami hal tersebut. coba bayangkan seorang anak yang berumur 22tahun yang bagi kebanyakan orang 22++ mengatakan "ah kamu kan masih anak2, masih kurang tuh asamnya asam dan asinnya garam yg kamu makan bila dibandingkan dengan kami yang telah berbuih mulut keasinan dan mengecut bibir lidah karena keasaman...". nah si anak yang 22tahun ini mencoba untuk berhadapan menentang ketidak adilan dengan si "kami" yang 22++ td?
otomatis bayangan yang terlintas didalam benak masing2 org adalh...:

"heheheh kecian deh lo nul mengalami itu, n keciaaaaaaaannnnn BGT lo g boleh melawan ataw minimal memperthankan diri memberi klarifikasi...,emang kecian deh lo nul, mskpun gw juga mengalami hal yang sama...."

trus ada juga yang ngomen gini:

"aku prihatin nul sama kondisi yg ko alami, tp aku sendiri juga g bisa berbuat apa2...".
kl yg begini aku masih bisa memahami kondisinya, karena mgkn dia memiliki ikatan yg erat. ada iktikad baik yang muncul disitu.

nah yang paling kuguondox sampai membuat ubun-ubun otakku muncrat adalah orang yg kek bunglon, emang sih bunglon ini punya sifat yg memiliki makna ganda, satu yaitu adaptasi, ini bagus krn bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dan the last one adalah berubah warna.....ini nih rasanya pengen aja "menyental" tu mulut...
mau g kusebutkan contohnya gimana? g usahlah ya...krn wlbgmnpun dia manusia dan aku juga manusia, aku harus menjaganya....kecuali kl binatang, dengan senang hati aku menybutnya...itu tuh: BUNGLON!

tapi aku juga berterima kasih kepada pihak yang merangkai ini padaku:

"nul kalau tirai dapat kau sibak maka matahari yang terang akan dapat menghangatkanmu, jangan mengalah sama tiran yang selalu menyiksamu, krn tirani jauh kalah hebat dengan mentari"

anyway, kini semakin berjalannya waktu semakin membuat setiap manusia yang belajar bahwa pengalaman adalah guru yang berharga menjadi dewasa. aku menanggap semua yg kualami merupakan proses yang bisa membentukku membina benteng kalbu yang siap dan tahan terhadap segala serangan yang aku yakin suatu saat nanti bisa kupraktekkan dengan baik, ntah untuk wktu 1,2,4,8,16 tahun mendatang...atw ntah kapan, tapi aku yakin aku akn mendptkannya....

meminjam petuah M.Yusuf Kalla yang seorang wakil presiden Republik Indonesia (saat ini 2008, red.) dan juga pengusaha yang mampu membesarkan bisnis keluarga yang hanya bermula dari perusahaan hasil bumi menjadi perusahaan 'giant' yang mengusai belahan timur Indonesia raya....

"jikalau kamu mau menjual, maka kamu harus sanggup untuk membeli, dan bila kamu menjual namun tidak ada yang membeli, maka berjuanglah terus sampai mereka membelinya..."

(kupesetkan sedikit.....)


Ketika ku membidik dengan lensa (penafsiran dalam kebisuan)

Menikmati keindahan panorama salah satu kota wisata yang dimiliki Indonesia sangat menenteramkan perasaan dan jiwa ini, kesejukan serta kondisi alam yang berpagarkan gunung di kiri kanannya semakin membuat setiap turis atau manusia manapun akan meningkatan perasaan takjub akan ciptaan Allah ini. Otak kanan kita bahkan tergelitik berpikir bagaimana cara semua fenomena alam ini terbentuk? Dan apakah sang khalik membentuknya hanya sekadar serta-merta untuk dinikmati makhluk yang bernama manusia?. Gunung yang menancap ke bumi laksana paku yang ditukulkan ke lembaran papan, ngarai dan tebing curam yang dibawahnya ada lembah yang diukir oleh liukan sungai mengalirkan air, bebatuan berlapis seperti lapisan kue yang lezat dimakan yang mendindingi tebing, hamparan sawah yang membentang luas menghijaukan bumi, mulut yang berasap seolah menghisap rokok krn suasana yang sejuk serta hiasan manusia tempatan yang yang selalu mengangkatkan bibirnya memberikan senyuman manis kepada semua orang, semakin membuat semuanya sekali lagi berpikir untuk menyatakan kekaguman sekaligus terima kasih (meskipun itu mungkin hanya terdetik sedikit saja didalam hati) yang tak terhingga karena diberikan kesempatan untuk merasakan nikmatnya dunia ini. Itulah yang orang alim sebut sebagai NIKMAT, yang tentu saja walaupun penganut sekuler, liberal bhkan komunis sepakat untuk tidak menyanggah fatwa NIKMAT tersebut.

Lalu bagi sebagian orang, termasuk juga aku tentunya tak ingin melepaskan momen indah yang tertangkap oleh kasat mata yang masih sehat ini. Aku pun sama dengan kebanyakan orang lain yang ingin mengabadikan apa yang mata nikmati kedalam memori yang kekal yang bisa dipertunjukkan kepada orang lain. Ya benar FOTO namanya atau orang barat bilang PICTURE. Dengan berbekalkan kamera digital Nikon dengan kemampuan 7.1 MPix, aku selalu aktif (selagi batre masih ada) menangkap momen yang menurutku cukup indah untuk ku abadikan yang sewaktu2 bisa kupertontonkan ke org lain yang (mana tau) bertanya tentang TEMPAT yg ku kunjungi.

Namun apa yang direkam oleh kamera tentu tidak sama dengan apa yang dilihat oleh mata kasat, sebab mata kasat melihat objek yang senantiasa bergerak sementara kamera melihat objek dan merekamkannya dalam keadaan bisu, tak bersuara, bahkan terpejam. Namun jangan salah, setiap objek bisu yang terekam tersebut justru memberikan makna yang semakin banyak penjabarannya bila dibandingkan dengan objek yang terus bergerak di keamatan mata kasat ini. Menangkap EMOSI tersembunyi yang pada mata kasar tidak dapat kita mengesannya, sementara dengan kamera, dengan mudahnya dan bukan tidak mungkin kita menjadi terperanjat mengetahui apa yang “tersembunyi” dari momen yang terekam tersebut….contohnya saya pernah melihat foto dari seorang fotografer majalah “Tempo” ketika mengabadikan seorang bapak usia pertengahan, menolong seorang anak yang berlumuran darah ketika terjadi pengeboman di kedubes Australia di Jakarta beberapa waktu lalu. Terlihat jelas disitu betapa banyak emosi yang tertuang yang bisa langsung kita tangkap begitu melihat foto tersebut tanpa berkomentar terlebih dahulu, saya akui terbetik decak kagum melihat “aksi” yang terekam tersebut, betapa seorang yang masih punya hati nurani sanggup mengorbankan kepentingan nyawanya demi menyelamatkan nyawa orang lain. Coba seandainya kita “flashback” kembali pada saat kejadian tersebut berlangsung di depan mata kita?

Kita pasti tak dapat menangkap apa-apa makna dan bahkan (perkiraan saya mendekati 90%) tidak perduli dengan aksi yang dilakukan oleh sang bapak…. ”masa bodoh ah membantu tuh bapak, mendingan kupastikan dulu jiwa ini selamat dari ancaman maut”, itulah mungkin (mendekati benar) yang melintasi benak kita pada masa itu.

Emosi yang terekam akibat pantulan cahaya yang disebarkan ke objek, yang kemudiannya objek memantulkan kedalam lensa bagi proses “pengabadian” ini banyak memberikan TELAAH bagi kita semua. Semua interpretasi dengan mudahnya kita berikan apabila kita melihat objek yang terekam kamera berbandingkan ketika kita melihat secara langsung pada saat kejadian.

Atau semua ini adalah akibat terbatasnya kemampuan OTAK mencerna makna yang terhasil tiba2? Sehingga baru bisa menafsirkan semua arti yang terkandung setelah melihat ketika semuanya telah diam bisu terekam? Anda yang punya hak untuk menjawabnya!

…….

Teringat olehku ketika aku berada di kota wisata yang telah kuceritakan tadi. Aku begitu “lasaknya” seperti kera kena belacan melihat objek indah yang melintas di depanku, tanpa berpikir panjang aku “on” kan kamera dan menyesuaikan bidikan dengan keadaan lingkungan (selalunya aku menggunakan mode manual, panorama,A/S) dan, “jepret” kutangkap kau dalam bidikanku!

Setelah puas aku “menjepret” sana sini, jahil tanganku beralih kepada salah satu tombol yang bertulis “IMAGE” untuk melihat “korban2” tangan dan pengamatan jahilku yang semuanya ikhlas bahkan tersenyum puas ketika selesai kubidikkan lensaku kearahnya. Bahkan ada yang sanggup berperilaku “NARSIS” untuk selalu difoto!... ya itulah OBJEK!

Sekarang aku ingin memberitahukan kepada seluruh yang membaca ini mengenai beberapa “EMOSI” yang telah berhasil ku abadikan:

  1. candid: hasil tangkapanku secara diam2 ini memperlihatkan beberapa jenis emosi yang dapat ku rekam:
    1. ketika banyak orang yang tengah tak sadar kuambil gambarnya, mereka terpejam seolah2 dirinya terlelap ditengah keramaian.
    2. gembira, orang yang tertawa lepas mengekspresikan dirinya yang tanpa beban seolah2 dirinya akan kekal hidup.
    3. sedih, tak mengetahui mengapa dan apa yang disedihkan olehnya. Ini memperlihatkan bahwa dirinya tengah mengalami kesedihan yang sesedih2nya seolah beban berat bertengger dipundaknya dan merasa tiada harapan untuk dapat mengembalikannya pada keadaan yang gembira.

  1. sengaja: emosi yang terekam disini “seolah2” menampilkan kesan yang dibuat2, meskipun aku telah berulang kali mengingatkan supaya selalu “be a natural”, namun yang terjadi adalah ke”BENGAL”an sehingga muncul suatu ke”NARSIS”an.

  1. tak sengaja: BANYAK HAL TAK TERDUGA KUTEMUKAN DISINI!!!

(kusamarkan demi kepuasanku…)

cinta

mungkin seorang William Shakespeare tidak akan menjadi harum namanya seperti saat sekarang ini kalau seandainya beliau tidak menciptakan karya agung yg bernama "Romeo and Juliette" (yang katanya merupakan karya saduran dari "Laila Majnun"), begitu juga pengarang karya cinta agung lainnya "Laila Majnun" yang menceritakan "kegilaan" seorang lelaki kepada kekasih hatinya yang bernama Laila juga tidak akan selalu terkenang oleh memori manusia kalau seandainya cerita tersebut tidak memaparkan "cinta" sebagai bahan yang dibicarakan. akhir2 ini film yg ber-"based on" novel karya Habiburrahman El Siradzi "Ayat Ayat Cinta" juga menggemparkan kita dengan paparan kisah cinta Fahri terhadap wanita2 yang justru bertolak belakang dengan cerita Laila Majnun dimana wanita2 lah yg malah mendambakan cinta beliau (Fahri).

semua karya tersebut menyuguhkan "cinta" kepada kita dari berbagai perspektif dan sudut pandang yang berbeda2, namun intinya tetap sama yaitu "cinta" sebagai suatu fenomena yang tidak dapat lepas dari makhluk.

berbicara mengenai cinta mungkin setiap orang memiliki pandangan yg sama atau mungkin juga berbeda, ada yang mengatakan cinta itu adalah perasaan murni yang dimiliki manusia untuk menunjukkan bahwa manusia tersebut sayang, kasih etc terhadap makhluk atau benda lain dan bahkan dirinya sendiri. tetapi tidak jarang makna cinta disalah artikan sebagai "alat" untuk menaklukkan sesuatu yang ingin dimiliki, sehingga muncul pertanyaan di pikiran ini bahwa cinta segaris maknanya dengan nafsu. memang tidak dapat dipungkiri bahwa cinta berkaitan dengan nafsu, begitu juga dengan yang lainnya seperti perasaan bahkan pemikiran. keadaan yang lebih parah adalah apabila nafsu "berada" diatas segalanya, inilah yang akan menyebabkan kehancuran manusia, sebab bila nafsu yang berkuasa, maka tidak akan ada lagi yang namanya akal sehat, perasaan murni bahkan cinta sejati. saya bukanlah seorang ulama yang mengerti mengenai fiqih-fiqih islam, namun setidaknya mengetahui sedikit dan ingin "share" kepada kita semua bahwa Allah jelas2 menekankan manusia agar dapat mengawal nafsnuya.

berbicara mengenai cinta kembali mengingatkan saya bahwa cinta dapat merubah segalanya. dulu saya termasuk salah satu jenis orang yg tidak mempercayai bahwa cinta dapat melakukan hal tersebut. mungkin saya termasuk salah satu individualist yg hanya percaya bahwa yg dpt merubah semua adlh hny dengan keinginan yang kuat. memang ada benarnya, namun kemampuan trsbt akan lbh dpt terwujud dgn segera jikalau ad yg mndkung (konsepnya).

cinta memang luar biasa, dia dapat merubah semuanya, dan jangan heran apabila perasaan yang teguh yang bahkan sudah dibina bertahun2 dapat "hancur" kalau cinta datang dan mendekat serta menyapa. hanya bait-bait yang telah kurubah dari lagu "Takdir Cinta" yang dinyayikan Rossa ini mungkin bisa membendungnya

Ku tutup mataku…dari semua pandanganku
Bila melihat matamu ku yakin ada cinta ketulusan hati..
Yang mengalir lembut

Penguasa alam..tolonglah pegangi aku
Biar ku tak jatuh pada sumur dosa
Yang terkutuk dan menyesatkan cintaku

Andaikan ku bisa lebih adil pada cinta manusia
Aku bukan nabi yang bisa sempurna
Ku tak luput dari dosa

Biarlah ku hidup seperti ini
Takdir cinta harus begini
Ada kau bukan ku yang mau
Oh tuhan tuntunkan hatiku

indonesia siap untuk menerapkan sistem negara2 bagian...(?)

saya pernah berdiskusi alot tentang hal ini dengan kawan2 yang saya kira pakar di bidang ketata negaraan. mereka kuliah di UKM mengambil S2 dan S3 dan umurnya berada diatas saya. ketika mulai memaparkan konsep negara federal atau membagi wilayah indonesia menjadi negara2 bagian, mereka mulai agak terdiam untuk menjawab, sehingga pada akhirnya semua statement yg mereka keluarkan menjurus kepada ketidak setujuan terhadap merubah NKRI menjadi negara2 bagian.

kemudian saya balik bertanya, kenapa indonesia tidak bisa diubah menjadi negara bagian? mereka menjawab kalau indonesia belum siap untuk menerapkan sistem tersebut. perdebatan ini saya lanjutkan lagi dengan tetap mempertahankan pendapat saya sebelumnya kalau negara indonesia akan menjadi negara maju seandainya menerapkan sistem tersebut. sistem yg ada saat ini terbukti masih belum mampu untuk melepaskan indonesia dari ketergantungannya dengan negara asing yg lebih maju dan kuat (baca: amerika dan sekutunya). sistem yg ada sekarang ini justru semakin memperlemah kita sebagai bangsa yg memiliki keberagaman agama,sosial, budaya etc. sistem ini dikenal sebagai otonomi daerah yang pada awalnya diterapkan untuk merubah indonesia yg sentralistik menjadi desentralistik.

namun apa yang terjadi saat ini justru semakin memperkuat isu terciptanya disintegrasi bangsa, dimana daerah hanya mementingkan dan melaungkan isu "putra daerah" yang tanpa tahu apa standarisasi dari isu tersebut. juga mengenai perubahan sentralistik ke desentralistik juga tidak berhasil, karena yang terjadi tetap juga "pusat" yang memegang "kuasa" terhadap daerah. banyak contoh kuasa pusat yg justru menimbulkan unadvanced bagi daerah, contohnya pembangunan jembatan di siak, dmana pemkab siak "ketar-ketir" untuk mendapatkan izin, juga isu daerah Dumai yg katanya dijadikan pintu masuk perairan asia, yang hanya tinggal kenangan saja. dan banyak lagi contoh2 yg lainnya.

tanpa disadari muncul satu praduga bahwa pusat dianggap sebagai "penjajah bangsa sendiri". faktor kepentingan akan kehilangan pundi2 pengisi uang merupakan laten yang jelas terlihat dalam hal ini, sebab pusat enggan melepas daerah untuk mengatur "private region"nya sendiri. bahkan satu hal yang menarik adalah ketika ditanya mengapa pusat enggan melepas daerah? dengan diplomatis jawaban yg diberikan adalah: daerah2 yang kaya akan mudah membangun wilayahnya, sementara daerah2 yg miskin akan semakin tertinggal dengan segala kekurangannya.

ok sekarang mari kita pikrkan begini: kalau seandainya indonesia terbagi kepada negara2 bagian, akan terjadi satu persaingan antara daerah2 untuk memajukan daerahnya masing2. maksudnya begini, si kaya dengan segala kelebihannya akan selangkah lebih maju dripada daerah miskin. nah daerah yang miskin tentu akan menjadikan daerah kaya sebagai contoh dan cambuk bagi mereka untuk dapat menyetarakan diri dengan daerah kaya tersebut. logikanya begini, anda tentu "sedikit iri" melihat kalau saudara anda lebih kaya dari anda kan?

nah dengan sistem negara bagian, daerah memiliki hak penuh yang total untuk mengatur daerahnya sendiri tanpa ada gangguan/sekatan dari pihak apapun. saya yakin mana ada orang yg mau ketinggalan.

kita ambil contoh negara amerika yg merupakan negara yg menganut sistem ini. negara bagian termiskin di negeri paman sam ini ialah daerah Arkansas (kl tdk salah yg merupakan negeri yg dikelilingi oleh gurun pasir) namun, daerah ini merupakan daerah yg terkaya bila dibandingkan dengan daerah2 yg ada diluar negara amerika serikat. dan setau saya belum ada satu pun negara yg menganut sistem ini menjadi negara yang miskin. kita ambil contoh lainnya yaitu Malaysia, dengan pemerintahan "monarki konstitusinya" dmana setiap daerah memiliki sultan, sekarang malaysia telah menjadi negara yang diperhitungkan oleh dunia.

saya rasa degan segala kemampuan yang dimiliki indonesia, bukan tidak mungkin suatu saat nanti indonesia bisa menjadi negara yang berkuasa di atas muka bumi ini.

(salam kebebasan yang terarah)

soto ada kaitannya dengan BBM ...BBM kan singkatan dari Benar Benar Menyoto...heheheheh yang ada harga soto makin naik seiring naiknya BBM (bahan bakar menyiksa)

aku setuju kalau perusahaan asing yg mengeruk keuntungan semata dan hanya meninggalkan luka bagi bangsa perlu dinasionalisasikan. bayangkan aja exxonmobil yang selama 30 tahun berkuasa terhadap blok natuna (kepulauan riau) yang kaya akan minyak tersebut, setiap tahunnya melaporkan ke pemerintah kita bahwa blok tersebut tidak produktif...logika aja mana mungkin perusahaan tersebut sanggup bertahan 30 tahun kalau tidak menguntungkan, wong kapitalis kok. nah setelah diambil alih oleh pemerintah pada tahun 2008 ini, apa yang terjadi? pertamina merelease bahwa telah melakukan investasi terbesar dalam sejarah perusahaan untuk mengelola blok natuna yg kaya minyak tersebut, dengan jumlah RP 247 triliun!!!, duit tu geng!.

juga freeport yg dlm perjanjian kontrakny "hanya" mengambil tembaga (kl tidak salah), namun emas sebagai logam mulia yg diambil sehingga gunung tinggi yg mencembung keatas menjadi kawah yg mencekung ke bawah...bayangkan hanya dari keuntungan freeport sendiri dalam beberapa tahun saja, hasil dari keuntungan ini dapat membangun kembali negara bagian new orleans, USA yang hancur total akibat badai katrina, dapat terbina utuh kembali seperti sbelum terkena badai.

seandainya "soto" exxonmobile dan "soto" freeport dinasionalisasikan, betapa semakin kayanya kita terhadap "hak" yang memang sudah semestinya kita miliki n kuasai. namun yg menjadi masalah adalah apakah pemerintah kita berani mengambil tindakan tegas terhadap kapitalis kafir ini?. seandainya pemerintah kita punya keberanian sama seperti eva morales (presiden venezuela), yg sanggup melawan hegemoni amerika, maka semakin makmur negeri "adi daya" Indonesia. sebagai perbandingan sang presiden venezuela hanya seorang yg menyelesaikan sekolah setingkat SD dibandingkan dengan pemerintah kita yg sudah meraih gelar sampai tingkat doktoral (S3).

Sunday, May 25, 2008

steve emanuel (sang kumpul kebo yg masuk islam)

tulisan ini bukan bermaksud untuk saling "bertukar gosip", namun untuk mengmbil hikmah dari apa yg telah terjadi. ternyata setiap kejadian di atas muka bumi ini pasti ada hikmahnya. apakah kejadian itu berasal dari hal yang baik maupun tidak.

semua mungkin tau kalau steve yg sudah masuk islam dan menukar namanya menjadi yusuf iman ini dulunya merupakan artis kristen yg menganut paham hedonisme, dimana beliau menjalankan hidup ini dengan sekehendak hatinya menurut nafsu setan belaka dan bahkan telah melahirkan 2 orang anak hasil kumpul kebonya dengan artis andi soraya yang justru merupakan seorang islam, naudzubillah!

namun yg terjadi sekarang ini juga membuat semua org mnjadi terheran2...sang hedonist akhirnya menukar keyakinannya menjadi seorang islam. kita bertanya kenapa seorang hedonist yg latar belakangny full of devil menjadi bertolak belakang dengan setan? apakah karena beliau mnjadi islam karena ingin mendapatkan hak atas anaknya?

apapun pertanyaan dan analisa yang diberikan untuk mendapatkan jawaban tersebut adalah tidak penting, karena substansi dari itu semua adalah satu titik final yaitu kristen berubah menjadi islam.

nah apa yang menarik disini adalah berubahnya seorang kristen menjadi islam. dengan menjadi sebagai seorang muallaf, maka seseorang menjadi manusia yang terlahir kembali ke dunia ini. dan dosa2 yg telah dilakukan
sebelumnya diampuni oleh allah, bukankah setiap dosa Allah ampunkan kecuali mensekutukan-Nya?

dalam kasus ini mari kita melihatnya dari sudut pandang bahwa setiap peristiwa pasti ada hikmah yang terkandung di sebalik itu semua. kita melihat hal ini secara universal, artinya kejadian ini bisa menjadi batu pijakan kepada kita untuk dapat berbuat lebih baik, artinya kita jadikan sesuatu yang telah berlalu menjadi pengalaman dan "kamus" untuk dijadikan referensi kehidupan yang sedang maupun yang akan kita lakukan. sejenak mari kita buka pikiran kita, bahwa kita mampu melakukan apa saja asalkan kita berkemauan karena kehidupan ini adalah satu siklus dimana hukum alam yang diciptakan Allah SWT adalah berlaku mutlak dan pasti terjadi. tinggal bagaimana kita menjalankannya dan melihat hasil yang akan kita dapatkan.

saya bukanlah seorang ulama yg khatam fikih2 islam dan bukan juga ilmuwan yang menguasai teori tentang alam, namun setidaknya saya punya tanggung jawab untuk saling mengingatkan kita semua bhwa hidup ini bukan hanya penuh dengan harapan, tetapi juga penuh dengan kepastian asalkan kita mau untuk melakukannya!

bravo all!
suatu saat kita pasti mampu membuktikan pada dunia!

(inspired by Umar bin Khattab n my mom, luv u mom)

20 mei dan 21 mei (2 hari bersejarah bangsa Indonesia)


Semenjak manusia mengenal konsep waktu, kita telah membagi serta memilah hidup ini sesuai dengan waktu.

Misal, kita mengenal sebutan sesudah masehi dan sebelum masehi, yang sebetulnya berawal dari kesepakatan bersama akan titik perhitungan tahun sesudah kelahiran Yesus Kristus.

Kesepakatan itu diambil karena peristiwa itu dianggap satu terminal keadaan yang membedakan satu titik dengan titik sesudahnya. Karena dianggap penting, karena dianggap bisa menjadi pertanda, karena bisa ditengok untuk menjadi referensi kehidupan.

Titik terminal waktu itulah yang kemudian kita kenal dengan nama sejarah (detik.com).

2 hari ini merupakan hari yang menjadi sejarah besar bagi negara "adi daya" (maksudnya punya daya(kemampuan) , tapi kurang upaya/usaha yg dilakukan) Indonesia. 20 mei 1908 merupakan satu titik permulaan bagi pergerakan yang dimotori oleh pemuda-pemuda harapan bangsa untuk bangkit dan merubah nasib bangsa Indonesia dari kekuasaan penjajah.

sehari setelah 90 tahun dari hari kebangkitan nasional ini, tepatnya 21 mei 1998 sekali lagi bangsa Indonesia mengalami sejarah sebagai titik awal untuk (kembali) merubah hala tuju nasib bangsa ini. peristiwa ini kita kenal dengan reformasi yang disertai dengan simbolisasi turunnya soeharto sebagai presiden RI yang sebelumnya selama lebih 3 dekade "berkuasa" di Indonesia.

sekarang tanpa terasa waktu terus saja bergulir, tdk terasa juga sudah 10 tahun peristiwa ini terjadi, namun apa yang telah kita dapat? atau mungkin kita masih dalam tahap proses menuju ke arah apa yang di cita2kan?. semoga saja harapan gusdur untuk perlunya Indonesia mengalami "reformasi jilid II" tidak akan terjadi lagi di negeri yang memiliki sejuta harapan ini. akan terbayang oleh kita berapa banyak energi yang akan terkuras serta kekuatiran dari bangsa ini ialah asa dan harapan untuk menuju bangsa yang adil, makmur dan sejahtera sepertinya hanya akan jalan di tempat alias tidak mengalami kemajuan apapun.

selamat menyambut HARUNSU!
(Hari Runtuhnya Suharto; kok seperti bhs jepang)

selamat datang... (welcome)


kenapa saya memilih warna hijau sebagai background di blog ini?
alasannya sih klise aja...karena saya ingin mendukung usaha untuk mencegah global warming...heheheh. itu alasan klise yg saya utarakan.

nah kalau untuk alasan lainnya yg bukan klise antara lain ialah karena ia merupakan warna kesukaan ibuku. (i love her so much)...karena ibuku orang yg paling banyak membantuku menemukan jati diriku, dengan kata lain dialah yang membantuku membentuk karakter hidup sebagai seorang manusia yang berjuang untuk tangguh menghadapi hidup.

trus hijau juga (katanya) memiliki makna kedamaian, hmm aku memang menikmati kedamaian, krn dengan kedamaian ini kta bisa hidup tenang, ya gak guys? iya dong...masak nggak sih:-)

ada lagi nih yang menarik tentang hijau...hijau yang identik dengan lumut ini memiliki mitos sebagai sesuatu yang abadi alias kekal...ini karena hijau yang merupakan selulosa lumut ini (bener gak sih) merupakan tumbuhan PRA SEJARAH dan telah berusia lebih dari puluhan juta tahun yang lalu...hmm apa ya kelebihan lumut ini?

trus hijau (katanya lagi ne...) merupakan lambang ketangguhan.. karena lumut yang berwarna hijau tidak lekang dimakan oleh proses "degradasi"..nah lo...hebatkan "sihijau" ini..

makanya gw milih hijau spy gw dapat "berkah" untuk tangguh dalam mengharungi hidup, tapi gw gak mau yg namanya kekekalan, sebab kekekalan itu tidak bisa membuat kita mati n gw mau menikmati mati yg akhirnya bisa menimati indahnya surga, dan satu hal ne yg perlu diingat: kekekalan itu hanya milik Allah SWT. salam damai...